Sertijab Mei 2009

GUBERNUR AKMIL PIMPIN SERTIJAB DANMENTAR AKMIL
26 Mei 2009-
Dilaksanakan Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Resimen Taruna (Danmentar) Akmil dari pejabat lama Kolonel Inf Mulyono kepada pejabat baru Kolonel Inf Heronimus Guru, di Gedung Lily Rochly, Magelang, Selasa (26/5). Upacara Sertijab ini dipimpin oleh Gubernur Akmil Mayor Jenderal TNI Sabar Yudo Suroso. Acara seremonial yang bersifat resmi ini berlangsung dengan hikmat dan lancar, meskipun hujan gerimis terjadi di Magelang dan sekitarnya. Hadir dalam acara ini, para pejabat teras, para Perwira, para Taruna dan Staf Akademika Akmil, serta tamu undangan. Setelah acara Serah Terima (Sertjab) ini dilanjutkan dengan Defile, Lokananta Marching Band Display oleh Taruna Akmil dan beberapa acara tradisi untuk lepas dan sambut pejabat lama dan baru. Dalam sambutannya Gubernur Akmil Mayor Jenderal TNI Sabar Yudo Suroso menyampaikan, bahwa prosesi serah terima jabatan menandai adanya pergantian pejabat di Lingkungan Akmil. Kegiatan ini merupakan peristiwa yang biasa dilakukan di Lingkungan TNI AD termasuk Akademi Militer. Menurut Gubernur Akmil momen ini juga merupakan pembelajaran yang sangat penting bagi kedua pejabat untuk mendapatkan pengalaman yang beragam dan berjenjang (various and terraced experience), yang sangat diperlukan untuk menyukseskan pelaksanaan Tugas pokok satuan yang dipimpinnya. Gubernur Akmil juga menambahkan, tugas adalah segala-galanya, tugas adalah kepercayaan (trust), harga diri (self esteem), kehormatan (prestige) dan kebanggaan (pride).
Pada waktu yang sama juga diselenggarakan upacara serah terima Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang V Mentar PCBS Akmil, dari Ibu Mulyono kepada Ibu Heronimus Guru di Gedung Leo Kailola. Acara Ini dipimpin oleh Ibu Betty Sabar Yudo Suroso dan dihadiri oleh para pengurus dan beberapa anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang BS Akmil .
Pejabat baru Danmentar Kolonel Inf Heronimus Guru sebelumnya menjabat Asops Kasdam XVII/Cendrawasih. Dan selanjutnya mantan pejabat Danmentar Kolonel Inf Mulyono akan menempati jabatan baru sebagai Danrem 032/Wbr Kodam I/ BB. (Pen Akmil/Dispenad)
————–
PANGDAM II/SRIWIJAYA PIMPIN SERTIJAB ASINTEL KASDAM II/SRIWIJAYA
20 Mei 2009-
Panglima Kodam II/Swj Mayor Jenderal TNI Mochammad Sochib, S.E., M.B.A, bertindak sebagai inspektur upacara dalam acara serah terima jabatan Asintel Kasdam II/Swj Kolonel Inf Deliaman Thoni Damanik, S.IP., kepada Kolonel Inf Tumino Hadi dan penyerahan tugas Kepala Sekretariat Umum Kodam II/Swj Letkol Inf Normal Sitorus, Rabu (20/5) bertempat di Aula Sudirman Makodam II/Swj.Pangdam II/Swj dalam amanatnya menyampaikan, bahwa alih tugas, wewenang dan tanggung jawab jabatan dalam suatu organisasi adalah hal yang wajar, serah terima jabatan dilakukan sebagai salah satu upaya pembinaan khususnya pembinaan karier dalam rangka Tour Of Duty dan Tour Of Area guna memberikan pengalaman yang seluas-luasnya bagi seorang perwira agar dapat mencapai kemajuan yang optimal dan pengalaman yang berharga dalam meningkatkan kemampuan baik pribadi maupun dalam organisasi. Selanjutnya Pangdam II/Swj menjelaskan, bahwa dalam setiap pelaksanaan alih tugas memiliki dua aspek kepentingan yaitu kepentingan organisasi dan kepentingan pembinaan personel. Ditinjau dari kepentingan organisasi pergantian pejabat merupakan upaya peningkatan kinerja organisasi sehingga mampu menyesuaikan dengan perkembangan serta tuntutan tugas yang dihadapi. Dari segi pembinaan personel yaitu untuk melengkapi dan memperluas cakrawala, pengalaman serta wawasan bagi personel yang bersangkutan sehingga mampu berkembang kearah yang lebih baik lagi. Akhir dari amanatnya Pangdam II/Swj mengucapkan terima kasih kepada Kolonel Inf Deliaman Thoni Damanik, S. IP yang secara maksimal telah melaksanakan tugas sebagai Asintel Kasdam II/Swj dan istri yang telah mendampingi suami selama menjalankan tugas. Selamat bertugas ditempat yang baru sebagai Paban Utama Dir C IV Bais TNI, kemudian kepada Kolonel Inf Tumino Hadi selamat bertugas sebagai Asintel Kasdam II/Swj serta kepada Letkol Inf Normal Sitorus selamat melaksanakan tugas sebagai Kasetumdam II/Swj, semoga pengalaman tugas selama ini dapat mendukung kelancaran pelaksanaan tugas disatuan baru.Hadir dalam acara tersebut yaitu, Kasdam II/Swj, Ketua Persit beserta para Pengurus Persit KCK PD II/Swj, Irdam II/Swj, Para Asisten, Danrem 044/Gapo serta Dan/Kabalakdam II/Swj. (Pendam 2/Dispenad)
—————
IRDAM VI/TANJUNGPURA PIMPIN SERTIJAB DANDENMADAM VI/TANJUNGPURA
20 Mei 2009-
Gerbang mutasi Komandan Satuan Jajaran Kodam VI/Tpr kembali bergulir, setelah satu minggu yang lalu tiga pejabat Kodam VI/Tpr mengalami pergantian, kini giliran jabatan Komandan Detasemen Markas (Dandenma) Kodam VI/Tpr diserahterimakan kepada pejabat baru. Sertijab tersebut menandai beralihnya wewenang tugas dan tanggungjawab Dandemadam VI/Tpr dari Letkol Inf Budi pitoyo kepada Letkol Kav Kukuh Surya Sigit Santoso yang dipimpin oleh Irdam VI/Tpr Kolonel Inf Armyn Ali Anyang dalam sebuah upacara resmi di Aula Makodam VI/Tpr Balikpapan, Rabu (20/05) . Beralihnya wewenang tugas dan tanggungjawab Dandemadam VI/Tpr dari Letkol Inf Budi pitoyo kepada Letkol Kav Kukuh Surya Sigit Santoso tersebut ditandai dengan penandatangganan piagam sertijab oleh kedua pejabat serta penyerahan tongkat komando dari pejabat lama kepada pejabat baru dihadapan Irdam VI/Tpr .
Letkol Kav Kukuh Surya Sigit Santoso sebelumnya menjabat sebagai Pabandya Binkar Spersdam VI/Tpr, sedangkan Pejabat lama Letkol Inf Budi Pitoyo selanjutnya akan menduduki jabatan Ketua Puskopad ” B ” Kodam VI/Tpr di Banjarmasin. Pergantian jabatan Dandenmadam VI/Tpr tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat Kodam VI/Tpr seperti para Asisten, LO-AU, Komandan Satuan, Kabalak serta perwakilan sejumlah perwira, Bintara, Tamtama serta PNS Kodam VI/Tpr. Dalam amanat tertulisnya Pangdam VI/Tpr Mayjen TNI Tono Suratman yang dibacakan oleh Irdam VI/Tpr mengatakan, sebagai gambaran dalam pelaksanaan tugas, bahwa Detasemen Markas Kodam adalah badan pelayanan di tingkat Makodam dengan tugas pokok membantu Pangdam dalam menyelenggarakan pelayanan markas yang meliputi perawatan, pemeliharaan, urusan dalam dan pengamanan di dalam lingkungan Makodam.
Maka dari itu pejabat Komandan Detasemen Markas harus benar-benar mampu menyelenggarakan fungsi-fungsi: urusan dalam markas Kodam, perawatan personel dan kesehatan, melayani kebutuhan angkutan, perumahan, pemondokan dan pergudangan. Selain itu, menyelenggarakan komunikasi intern, pengamanan personel, materiil dan pemberitaan serta tugas-tugas yang terkait dengan urusan protokol, upacara maupun rapat.
Ditambahkan Pangdam bahwa tugas Dandenma sebagai badan pelayanan tingkat Makodam penuh tantangan, mengingat Detasemen Markas harus mampu merencanakan, merumuskan, menyiapkan dan mengkoordinasikan kebijaksanaan pembinaan maupun pelaksanaan fungsi dalam rangka peningkatan pelayanan markas. (Pendam 6/Dispenad)
———————
DANREM 052/WIJAYAKRAMA PIMPIN SERTIJAB DANDIM 0506/TANGERANG
18 Mei 2009-
Komandan Korem 052/Wijayakrama Kolonel Inf Sony Wijaya melantik Letnan Kolonel Kav Gunung Iskandar menjadi Komandan Kodim 0506/Tangerang yang diserahkan dari pejabat lama Letnan Kolonel Inf Joni Abdi pada sebuah upacara militer. Letnan Kolonel Kavaleri Gunung Iskandar merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1989 dan dilahirkan pada tanggal 1 Januari 1967 di Batang, Jawa Tengah beragama Islam dan bergolongan darah “B” telah beristri bernama Leli Widiawati dan dikaruniai seorang anak. Perjalanan pendidikan umum yang dialaminya yaitu Sekolah Dasar yang lulus pada tahun 1980 dilanjutkan ke Sekolah Menegah Pertama lulus tahun 1983 dan menamatkan Sekolah Menengah Atas lulus tahun 1986. Selepas SMA mencoba untuk menjadi seorang prajurit dengan mendaftarkan diri untuk mengikuti seleksi menjadi seorang Taruna Akademi Militer, dengan berbagai kesulitan, rintangan akhirnya dapat lulus dalam seleksi tersebut dan bisa mengikuti pendiodikan menjadi prajurit di Akademi Militer Magelang dan pada tahun 1989 lulus dan resmilah menjadi seorang prajurit Perwira dengan pangkat Letnan Dua. Selepas mengikuti pendidikan di Akademi Militer langsung ditugaskan di satuan Skuadron Kavaleri Panser dengan jabatan sebagai Komandan Peleton. Kemudian menjabat sebagai Komandan Peleton 3/12 Dronkavser, pada tahun 1992 menjabat sebagai Komandan Peleton 2/12 Dronkavser, pada tahun 1993 menjabat sebagai Komandan Peleton 1/12 Dronkavser. Pada tahun 1994 mejabat sebagai Komandan Peleton 1/11 Dronkavser dan pada tahun 1995 menjabat sebagai Kepala seksi 3/Personil Dronkavser. Pada tahun 1996 menjabat sebagai Kepala Seksi 2/Ops Dronkavser. Tahun 1996 menjabat sebagai Komandan Kompi Detasemen Kavaleri Kodam IX/Udayana. Pada tahun 1997 menjabat sebagai Perwira Seksi Operasi Yonmatan. Pada tahun 1999 menjabat sebagai Pabanda Ops Kodam IX/Udayana. Tahun 2001 menjabat sebagai Kepala Staf Kodim 1610/Klungkung Korem 163 Kodam IX/Udayana. Pada tahun 2002 menjabat sebagai PS Pabandya Binwanwil/Wanra Sterdam IX/Udayana. Pada tahun 2003 menjabat sebagai Pabandya Binwanwil/wanra Sterdam IX/Udayana. Pada tahun 2005 menjabat sebagai Kepala Bagian Pendidikan Rindam Jaya dan pada tahun 2006 menjabat sebagai Komandan Bataliyon Kavaleri 9/Penyerbu Kodam Jaya. Pada tahun 2007 menjabat sebagai Pabandya Binkar Spersdam Jaya dan pada tahun 2009 menjabat sebagai Komandan Kodim 0506/Tanggerang Korem 052/Wijayakrama Kodam Jaya.
Pendidikan di lingkungan militer yang telah dilaluinya seperti Akademi Militer, Sussarcabkav, Kursus Bahasa Inggris, Kursus Lanjutan Perwira I, Kursus Komandan Kompi Kavaleri, Kursus Lanjutan Perwira II, Sekolah Komando dan Staf Angkatan Darat, Kursus Komandan Batalyon dan Kursus Komandan Kodim. Dalam tugas menjadi prajurit telah mengalami penugasan seperti operasi Timor Timur dan operasi Aceh dan penugasan keluar negeri ke Malayasia. Telah memiliki tanda jasa seperti Setya Lencana Kesetiaan VIII tahun, Setya Lencana Wira Karya, Setya Lencana Dharma Nusa dan Setya Lencana Dwija Sista. (Pendam Jaya/Dispenad)
—————-
KETUA PERSIT KCK PD JAYA PIMPIN SERTIJAB KETUA PERSIT KCK CABANG I SINTELDAM PD JAYA DAN CABANG III SPERSDAM PD JAYA
15 Mei 2009-
Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Pengurus Daerah Jaya Kodam Jaya Ny. Tinuk Darpito Pudyastungkoro memimpin acara Serah Terima Jabatan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang Staf Intelijen Kodam PD Jaya dan Jabatan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang III Staf Personel Kodam PD Jaya bertempat di Aula A. Yani Kodam Jaya Jl. Mayjen Sutoyo No. 5 Cililitan Jakarta Timur, Jumat (15/5). Hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD Jaya Ny. Koes Moeldoko, para pengurus Persit KCK PD Jaya, Wakil IKKT Pragati Wira Anggini Cabang BS VII Kogartap I/Jakarta, para Ketua Koorcab, Cabang, dan Ranting BS jajaran PD Jaya serta para anggota Persit KCK Cabang I Sinteldam Jaya dan Cabang III Spersdam Jaya. Acara serah terima jabatan pejabat lama Ketua Persit KCK Cabang I Sinteldam Jaya dari Ny. Andarias Pong Bija kepada pejabat baru Ny. Muhamad Herindra dan dari pejabat lama Ketua Persit KCK Cabang III Spersdam Jaya Ny. Achmad Yuliarto kepada pejabat baru Ny. Wawan Ruswandi. Acara serah terima tersebut ditandai dengan penandatanganan surat serah terima jabatan oleh pejabat lama dan baru serta Ketua Persit KCK PD Jaya. Dalam amanatnya Ketua Persit KCK PD Jaya menyampaikan bahwa, jabatan Asintel Kasdam Jaya dan Aspers Kasdam Jaya diserahterimakan, berkenaan dengan itu secara otomatis jabatan Ketua Cabang I Sinteldam PD Jaya dan Ketua Cabang III Spersdam PD Jaya ikut menyesuaikan karena keterkaitannya dengan jabatan suami. Dengan demikian perlu digarisbawahi bahwa kegiatan serah terima jabatan di lingkungan Persit Kartika Chandra Kirana PD Jaya khususnya alih tugas Para Ketua Cabang ini merupakan bagian dan bentuk pengabdian yang tak terpisahkan dari keberadaan suami. Ketua Persit mengemukakan, bahwa, harus kita pahami pula, serah terima jabatan dalam organisasi yang dinamis merupakan hal yang biasa dan senantiasa terjadi secara berkelanjutan, yang tentunya diharapkan akan memberikan kontribusi bagi peningkatan kinerja organisasi. Untuk itu selaku pribadi dan selaku Ketua Persit KCK PD Jaya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada Ny. Andarias Pong Bija dan Ny. Achmad Yuliarto atas dharma bhaktinya dan pengabdiannya dalam memimpin serta memajukan kepengurusan organisasi di masing-masing Cabang Persit KCK PD Jaya. Ketua Persit juga menyampaikan bahwa, kepada Ny. Muhamad Herindra dan Ny. Wawan Ruswandi selaku Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang I Sinteldam PD Jaya dan Cabang III Spersdam PD Jaya yang baru merupakan kepercayaan dan amanah, dan yakin mampu melaksanakan tugas ini dengan baik atas dasar pengalaman dan prestasi sebelumnya. Ketua Persit KCK PD Jaya menambahkan pula, bahwa Pemilu Legislatif di Indonesia baru saja selesai dan dapat berjalan lancar dan tenang, meskipun ada kekurangan dan ketidakpuasan, namun perlu kita sikapi dengan arif dan bijak, yang terpenting kita sebagai salah satu komponen Bangsa dan warga Negara memiliki hak memilih yang merupakan hak individu, telah kita laksanakan dengan baik. Walaupun pasca Pemilu Legislatif menyisakan pro dan kontra tapi itulah demokrasi, kita tidak perlu memperkeruh keadaan dengan berbicara dan berdiskusi tentang hasil Pemilu. Untuk itu dalam mencermati kondisi ini, sebagai ibu yang memiliki tugas ganda, baik sebagai ibu rumah tangga, sebagai istri dan wanita yang bertugas mengelola organisasi tentunya peristiwa pesta demokrasi ini banyak memberikan pelajaran berharga dan pengalaman sekaligus masukan yang baik untuk menghadapi tugas kedepan. (Pendam Jaya/Dispenad)
—————-
PANGDAM JAYA/JAYAKARTA PIMPIN SERTIJAB ASPERS KASDAM JAYA
14 Mei 2009-
Pangdam Jaya/Jayakarta Mayor Jenderal TNI Darpito Pudyastungkoro memimpin acara pelaporan korps serah Terima Tugas, Wewenang dan Tanggungjawab Jabatan Asisten Personel Kasdam Jaya bertempat di Aula Sudirman Kodam Jaya Jl. Mayjen Sutoyo No. 5 Cililitan Jakarta Timur, Kamis (14/5). Hadir dalam acara tersebut Kepala Staf Kodam Jaya Brigadir Jenderal TNI Moeldoko, Irdam Jaya, para Asisten Kasdam Jaya, Perwira LO AL dan AU, Para Kabalak dan Komandan Satuan jajaran Kodam Jaya, Ketua Persit KCK PD Jaya Ny. Tinuk Darpito Pudystungkoro dan Wakil Ketua Persit PD Jaya Ny. Koes Moeldoko serta perwakilan anggota Militer dan PNS serta anggota Persit KCK PD Jaya. Acara serah Terima Jabatan Asisten Personel Kasdam Jaya yaitu dari Kolonel Inf Achmad Yuliarto, S.Sos., kepada penggantinya Letnan Kolonel Kav Wawan Ruswandi S.P. Selanjutnya Kolonel Inf Achmad Yuliarto,S.Sos akan bertugas di Pusat Kesenjataan Infanteri dengan jabatan sebagai Direktur Pembinaan Kesenjataan Infanteri dan sebelumnya Letnan Kolonel Kav Wawan Ruswandi S.P menjabat sebagai Pabandya I Jabkat Paban III Binkar Spersad. Acara serah terima jabatan ditandai dengan pelaporan secara resmi masing-masing pejabat kepada Pangdam Jaya. Pada amanatnya Pangdam Jaya menyampaikan bahwa, serah terima tugas jabatan merupakan hasil dari suatu proses dan mekanisme dari sebuah sistim dan telah melalui berbagai pertimbangan yang utuh dan menyeluruh serta berorientasi kepada kepentingan organisasi maupun pembinaan karier Perwira yang bersangkutan, sesuai dengan sistim pembinaan personel TNI AD yang dilaksanakan secara terencana, terarah, teratur dan berkesinambungan. Pangdam mengingatkan, bahwa serah terima jabatan selain merupakan upaya Pimpinan untuk mengoptimalkan kenerja organisasi, juga memiliki pertimbangan untuk memberikan pengalaman kepada para Perwira dalam berbagai bentuk tugas dan jabatan yang lebih variatif serta sekaligus sebagai upaya penyegaran bagi Perwira yang bersangkutan, sehingga diharapkan selalu memiliki semangat dan motivasi yang baru dalam mengaktualisasikan kemampuannya secara optimal sesuai dengan dinamika dan tantangan tugas yang dihadapinya. Kondisi yang demikian kita pahami sebagai Learning Proces (Proses Pembelajaran) yang terus menerus agar para Perwira dapat berkembang secara lebih baik dari waktu ke waktu. (Pendam Jaya/Dispenad)
—————–
PANGDAM JAYA/JAYAKARTA PIMPIN SERTIJAB KAKESDAM JAYA
14 Mei 2009-
Pangdam Jaya/Jayakarta Mayor Jenderal TNI Darpito Pudyastungkoro memimpin acara pelaporan korps serah Terima Tugas, Wewenang dan Tanggungjawab Jabatan Kepala Kesehatan Kodam Jaya dari Kolonel Ckm dr. Soegiarto S, Sp.KJ., kepada kepada Kolonel Ckm dr. Bagus Tjahyono, M.PH., bertempat di Aula Sudirman Kodam Jaya Jl. Mayjen Sutoyo No. 5 Cililitan Jakarta Timur, Kamis (14/5). Hadir dalam acara tersebut Kepala Staf Kodam Jaya Brigadir Jenderal TNI Moeldoko, Irdam Jaya, para Asisten Kasdam Jaya, Perwira LO AL dan AU, Para Kabalak dan Komandan Satuan jajaran Kodam Jaya, Ketua Persit KCK PD Jaya Ny. Tinuk Darpito Pudystungkoro dan Wakil Ketua Persit PD Jaya Ny. Koes Moeldoko serta perwakilan anggota Militer dan PNS serta anggota Persit KCK PD Jaya. Kolonel Ckm dr. Soegiarto S, Sp.KJ., telah menjabat sebagai Kepala Kesehatan Kodam Jaya selama 13 (tiga belas) bulan dan selanjutnya pindah satuan ke Direktorat Kesehatan Angkatan Darat dengan jabatan sebagai Kepala Sub Direktorat Pembinaan Pendukung Kesehatan Direktorat Kesehatan Angkatan Darat, sedangkan Kolonel Ckm dr. Bagus Tjahyono, M.PH., sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kesehatan Kodam XVII/ Cendrawasih.
Acara serah terima jabatan ditandai dengan pelaporan secara resmi masing-masing pejabat kepada Pangdam Jaya. Pangdam dalam amanatnya menyampaikan bahwa, serah terima jabatan selain merupakan upaya Pimpinan untuk mengoptimalkan kenerja organisasi, juga memiliki pertimbangan untuk memberikan pengalaman kepada para Perwira dalam berbagai bentuk tugas dan jabatan yang lebih vareatif serta sekaligus sebagai upaya penyegaran bagi Perwira yang bersangkutan, sehingga diharapkan selalu memiliki semangat dan motivasi yang baru dalam mengaktualisasikan kemampuannya secara optimal sesuai dengan dinamika dan tantangan tugas yang dihadapinya. Kondisi yang demikian kita pahami sebagai Learning Proces (Proses Pembelajaran) yang terus menerus agar para Perwira dapat berkembang secara lebih baik dari waktu ke waktu. Pangdam mengingatkan, bahwa sebagai pejabat baru, etos kerja perlu ditanamkan dalam jati diri seorang Perwira bahwa bertugas di Kodam Jaya, tidak hanya dituntut untuk mampu bekerja baik tetapi juga cermat dan peka memahami perkembangan situasi. Artinya kita dituntut untuk bekerja cepat dan oll out, karena memang dinamika tuntutan tugas di wilayah ini cukup tinggi. Untuk mendukung semua itu diperlukan Reinventing (Pembaharuan) dengan demikian daya inovasi, kreativitas adalah sebuah tuntutan, sehingga kita tidak terjebak dalam lingkaran rutinisme. (Pendam Jaya/Dispenad)
———————
PANGDAM JAYA/JAYAKARTA PIMPIN SERTIJAB ASINTEL KASDAM JAYA
14 Mei 2009-
Pangdam Jaya/Jayakarta Mayor Jenderal TNI Darpito Pudyastungkoro memimpin acara pelaporan korps serah Terima Tugas, Wewenang dan Tanggungjawab Jabatan Asisten Intelijen Kasdam Jaya dari Kolonel Kav Anderias Pong Bija kepada Kolonel Inf Muhamad Herindra, M.A., bertempat di Aula Sudirman Kodam Jaya Jl. Mayjen Sutoyo No 5 Cililitan Jakarta Timur, Kamis (14/5). Hadir dalam acara tersebut Kepala Staf Kodam Jaya Brigadir Jenderal TNI Moeldoko, Irdam Jaya, para Asisten Kasdam Jaya, Perwira LO AL dan AU, Para Kabalak dan Komandan Satuan jajaran Kodam Jaya, Ketua Persit KCK PD Jaya Ny. Tinuk Darpito Pudystungkoro dan Wakil Ketua Persit PD Jaya Ny. Koes Moeldoko serta perwakilan anggota militer dan PNS serta anggota Persit KCK PD Jaya. Kolonel Kav Anderias Pong Bija setelah selesai mengduduki jabatan Asintel Kasdam Jaya akan bertugas di lingkungan Pusat Intelijen Angkatan Darat dengan jabatan sebagai Kabalak Pusintelad, sedangkan Kolonel Inf Muhamad Herindra, M.A sebelumnya menjabat sebagai Asisten Intelijen Komando Pasukan Khusus (Asintel Kopassus). Acara serah terima jabatan ditandai dengan pelaporan secara resmi masing-masing pejabat kepada Pangdam Jaya. Pangdam menyampaikan bahwa, serah terima jabatan selain merupakan upaya Pimpinan untuk mengoptimalkan kenerja organisasi, juga memiliki pertimbangan untuk memberikan pengalaman kepada para Perwira dalam berbagai bentuk tugas dan jabatan yang lebih variatif serta sekaligus sebagai upaya penyegaran bagi Perwira yang bersangkutan, sehingga diharapkan selalu memiliki semangat dan motivasi yang baru dalam mengaktualisasikan kemampuannya secara optimal sesuai dengan dinamika dan tantangan tugas yang dihadapinya. Kondisi yang demikian kita pahami sebagai Learning Proces (Proses Pembelajaran) yang terus menerus agar para Perwira dapat berkembang secara lebih baik dari waktu ke waktu. Pangdam mengingatkan, bahwa perlu dicermati bersama seiring dengan berlangsungnya perubahan perkembangan lingkungan yang sangat pesat dan cepat, telah menimbulkan berbagai implikasi dan pengaruh negatif di tengah kehidupan sosial Bangsa kita. Situasi tersebut menjadi lebih terasa seiring dengan meningkatnya suhu politik menjelang pelaksanaan Pilpres yang akan datang, khususnya ditingkat elit politik. Pangdam Jaya menekankan, bahwa TNI beserta keluarganya yang merupakan bagian dari Bangsa ini tentu saja tidak luput dari resiko menghadapi pengaruh tersebut. Oleh karena itu kepada setiap prajurit harus memiliki kepekaan dan pengendalian diri yang tangguh agar terhindar dari pengaruh yang tidak baik atas situasi politik yang saat ini sedang berlangsung. Pengendalian dimulai dari pemimpinnya, terutama bagi para perwira yang menduduki jabatan yang baru dimulai hari ini. Kenali tugas tugas dengan baik, segera sesuaikan diri, lakukan inovasi dan sedapat mungkin menghindari berbagai pelanggaran. Pangdam juga menegaskan, bahwa bekerja melebihi panggilan tugas hendaknya menjadi komitmen yang kuat dikalangan prajurit Kodam Jaya. Jangan sekali-kali terpengaruh kepada mereka yang hanya bisa melakukan koreksi, tetapi tidak pernah memberikan solusi yang bermanfaat bagi kepentingan yang lebih besar. Sebagai pejabat baru kehadirannya harus membawa dan memberikan harapan baru bagi organisasi. Untuk itu kedepankan tanggungjawab individu, tanggungjawab institusional/kelembagaan dan tanggungjawab sosial agar eksistensi semakin kuat. (Pendam Jaya/Dispenad)
————————
PANGDAM JAYA/JAYAKARTA PIMPIN SERTIJAB KABABINMINVETCADDAM JAYA
14 Mei 2009-
Pangdam Jaya/Jayakarta Mayor Jenderal TNI Darpito Pudyastungkoro memimpin acara pelaporan korps serah Terima Tugas, Wewenang dan Tanggungjawab Jabatan Kepala Badan Pembinaan Administrasi Veteran dan Cadangan Kodam Jaya dari Kolonel Inf Deden Nugraha kepada Letnan Kolonel Inf R. Agung Suwarsono bertempat di Aula Sudirman Kodam Jaya Jln. Mayjen Sutoyo No. 5 Cililitan Jakarta Timur, Kamis (14/5). Hadir dalam acara tersebut Kepala Staf Kodam Jaya Brigadir Jenderal TNI Moeldoko, Irdam Jaya, para Asisten Kasdam Jaya, Perwira LO AL dan AU, Para Kabalak dan Komandan Satuan jajaran Kodam Jaya, Ketua Persit KCK PD Jaya Ny. Tinuk Darpito Pudiaystungkoro dan Wakil Ketua Persit PD Jaya Ny. Koes Moeldoko serta perwakilan anggota militer dan Pns serta anggota Persit KCK PD Jaya. Setelah pelaksanaan serah terima tugas, wewenang dan tanggungjawab jabatan Kababinminvetcad Kodam Jaya dari Kolonel Inf Deden Nugraha yang akan menempati jabatan baru masih di Kodam Jaya sebagai Staf Ahli Pangdam Jaya Bidang Sosial Budaya, sedangkan penggantinya Letnan Kolonel Inf R Agung Suwarsono sebelumnya bertugas di Komando Resort Militer 141/Todopuli Kodam VII/ Wirabuana dengan jabatan sebagai Kepala Staf Korem 141/Todopuli. Acara serah terima jabatan ditandai dengan pelaporan secara resmi masing-masing pejabat kepada Pangdam Jaya. Pada amanatnya Pangdam Jaya menyampaikan, bahwa serah terima tugas jabatan merupakan hasil dari suatu proses dan mekanisme dari sebuah sistim dan telah melalui berbagai pertimbangan yang utuh dan menyeluruh serta berorientasi kepada kepentingan organisasi maupun pembinaan karier Perwira yang bersangkutan, sesuai dengan sistim pembinaan personel TNI AD yang dilaksanakan secara terencana, terarah, teratur dan berkesinambungan. Serah terima jabatan selain merupakan upaya Pimpinan untuk mengoptimalkan kenerja organisasi, juga memiliki pertimbangan untuk memberikan pengalaman kepada para Perwira dalam berbagai bentuk tugas dan jabatan yang lebih variatif serta sekaligus sebagai upaya penyegaran bagi Perwira yang bersangkutan, sehingga diharapkan selalu memiliki semangat dan motivasi yang baru dalam mengaktualisasikan kemampuannya secara optimal sesuai dengan dinamika dan tantangan tugas yang dihadapinya. Kondisi yang demikian kita pahami sebagai Learning Proces (Proses Pembelajaran) yang terus menerus agar para Perwira dapat berkembang secara lebih baik dari waktu ke waktu. Pangdam mengingatkan, bahwa perlu dicermati bersama seiring dengan berlangsungnya perubahan perkembangan lingkungan yang sangat pesat dan cepat, telah menimbulkan berbagai implikasi dan pengaruh negatif di tengah kehidupan sosial Bangsa kita. Situasi tersebut menjadi lebih terasa seiring dengan meningkatnya suhu politik menjelang pelaksanaan Pilpres yang akan datang, khususnya ditingkat elit politik. Pangdam Jaya menekankan bahwa, TNI beserta keluarganya yang merupakan bagian dari Bangsa ini tentu saja tidak luput dari resiko menghadapi pengaruh tersebut. Oleh karena itu kepada setiap prajurit harus memiliki kepekaan dan pengendalian diri yang tangguh agar terhindar dari pengaruh yang tidak baik atas situasi politik yang saat ini sedang berlangsung. Pengendalian dimulai dari pemimpinnya, terutama bagi para perwira yang menduduki jabatan yang baru dimulai hari ini. Kenali tugas tugas dengan baik, segera sesuaikan diri, lakukan inovasi dan sedapat mungkin menghindari berbagai pelanggaran. (Pendam Jaya/Dispenad)
————
PANGKOSTRAD PIMPIN SERTIJAB ASREN, DANPOM DAN KAZI KOSTRAD
13 Mei 2009-
Bertempat di Ruang Mandala Makostrad Jakarta, Rabu (13/5) berlangsung acara Serah Terima Jabatan Asisten Perencanaan, Komandan POM dan Kepala Zeni Kostrad. Panglima Kostrad dalam amanatnya menyatakan bahwa dalam prosedur hubungan komandan dan staf, digambarkan dengan jelas peran, fungsi dan tugas-tugas komandan dan staf berproses untuk menghasilkan keputusan yang terbaik. Oleh karena itu, peran, fungsi dan tugas pembantu pimpinan, staf atau asisten sangat penting dalam menyukseskan pencapaian pelaksanaan tugas-tugas organisasi atau satuan secara optimal. Asisten Perencanaan dijabat oleh Kolonel Kav B. Agustin Silitonga, Danpom Letkol Cpm Eddy Rate Muis dan Kazi Kostrad Letkol Czi Darwin Haroen. Kolonel Inf Endro Warsito selanjutnya menjabat Komandan Korem 064/Maulana Yusuf Dam III/Siliwangi dan Kolonel Cpm Firman Achmadi menjabat Danpomdam V/Brawijaya. Hadir pada acara sertijab Kaskostrad, Pangdivif 1/Kostrad, para Asisten Kaskostrad, Kabalak dan para Dansat Kostrad serta Ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana PG Kostrad. (Pen Kostrad/Dispenad)
—————-
PANGDAM III/SILIWANGI PIMPIN SERTIJAB DANREM 064/MAULANA YUSUF
13 Mei 2009-
Upacara serah terima jabatan Komandan Korem 064/MY dari Kolonel Inf Syahiding A. kepada Kolonel Inf Endro Warsito dan Inspektur Upacara Pangdam III/Siliwangi dengan susunan acara : Parade, Terjun Bebas dari Koppasus dipimpin oleh Mayor Inf Meri, Deffile Pasukan dan Deffile Kendaraan yang ada di jajaran Korem 064/MY. (Penrem 064/Dispenad)

DANREM 163/WIRA SATYA PIMPIN SERTIJAB DANDIM 1611/BADUNG
12 Mei 2009-
Lancarnya Pemilu Legislatif baru lalu, tidak terlepas dari peran-peran semua pihak. Tidak terkecuali dengan jajaran ditubuh TNI. Sikap netralitas TNI dalam proses Pemilu harus harus tetap dipertahankan pada Pemilu presiden (pilares) mendatang. “Saya perintahkan kepada Semua prajurit TNI untuk tetap menjaga netralitasnya”, ujar Danrem 163/Wira Satya Kolonel Inf Dedi Kusnadi Thamim saat memberikan sambutan dalam serah terima jabatan (Sertijab) Komandan Kodim 1611/Badung, Selasa (12/5) kemarin di Lapangan Puputan Badung, Denpasar Bali.
Komandan Kodim 1611/Badung Letkol Czi Suparjo secara resmi telah mengakhiri tugasnya dan digantikan oleh Letkol Arh Pontjoi Wasono K. Danrem mengatakan alih tugas ini merupakan hal biasa dalam dinamika organisasi termasuk TNI. Setijab Komandan Kodim 1611/Badung merupakan upaya meningkatkan kinerja organisasi sekaligus untuk mengembangkan manajerial kepemimpinan perwira yang bersangkutan. Dalam kesempatan tersebut Danrem mengatakan, masyarakat baru saja melaksanakan Pemilu Legislatif dengan aman dan sukses. Semua ini berkat kerja sama semua pihak dan hal ini harus tetap dipertahankan pada Pilpres Juli mendatang. TNI harus tetap memegang teguh komitmennya untuk tetap bersikap netral. Komitmen ini, kata Danrem 163/Wira Satya, sangat mendasar, ”Sesungguhnya telah menjadi atensi yang monumental dalam amanat Panglima Besar Jenderal Sudirman, bahwa tentera hanya memiliki kewajiban satu, mempertahankan kedaulatan negara dan menjaga keselamatannya. Sudah cukup kalau tentara memegang teguh kewajiban ini. Lagi pula,sebagai tentara harus memegang disiplin yang teguh dan tentara tidak boleh menjadi alat suatu golongan atau siapapun”, tegasnya. Dikatakan ini sangat penting diperhatikan dan telah tercantum dalam UU tentang TNI. Tugas TNI selain perang adalah membantu Polisi dalam tugas keamanan dan ketertiban masyarakat. TNI juga harus membantu tugas pemerintah di daerah. Kodim 1611/Badung yang merupakan bagian dari Korem 163/Wira Satya memiliki wilayah dengan ciri khusus. Pasalnya selain mewilayahi dua daerah, Badung dan Denpasar, juga menjadi sentral pemerintahan, pariwisata dan perekonomian. Kondisi ini menimbulkan konsekuensi logis dan akan membawa dampak kompleksitas yang besar. Namun semua itu tidak akan menjadi masalah bila ditangani dengan baik. ”Pada akhirnya, segala bentuk permasalahan harus disikapi dengan baik. Untuk menjaga keamanan ini, Komandan Kodim yang baru juga harus mendekatkan diri dengan masyarakat di sekitarnya”. (Pendam 9/Dispenad)

PANGDAM III/SILIWANGI PIMPIN SERTIJAB PEJABAT KODAM III/SILIWANGI
8 Mei 2009-
Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Rasyid Qurnuen Aquary melantik para pejabat baru Kodam III/Siliwangi bertempat di Ruang Bina Juang Sudirman Makodam III/Siliwangi Jl. Aceh No. 69 Bandung, hari Jum’at (8/5). Pelantikan tersebut diawali dengan serah terima jabatan antara lain : Asrendam III/Siliwangi dari Kolonel Kav B. Agustin Silitonga kepada Letkol Inf Bramantyo Andi Susilo, Aster Kasdam III/Siliwangi dari Kolonel Inf Oloan Parulian kepada Letkol Inf Utoh Zaendy, Kababinmencaddam dari Kolonel Arm Sa’id M, S.Sos kepada Letkol Arm Firdaus Syah, Kazidam III/Siliwangi dari Kolonel Czi Zaenal Arifin kepada Letkol Czi Sofwan Hardi, S.Ip., Dandenma dari Letkol Inf Sujarwo kepada Letkol Inf M. Syamsul Bachri, serta Katopdam dari Letkol Ctp Ir. Sutartono, M.Sc., kepada Letkol Ctp Ir. Asep Edi Rosidin, M.DA.
Selain melantik para pejabat baru Kodam III/Siliwangi, Pangdam juga melaksanakan Tradisi Korps Penerimaan Pejabat dan Perwira Baru Kodam III/Siliwangi dengan mencium Pataka Siliwangi sebagai simbol pengabdian kepada Satuan baru, yakni Kodam III/Siliwangi. Dalam amanatnya Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Rasyid Qurnuen Aquary mengatakan, pergantian pejabat merupakan bagian dari sistem pembinaan organisasi dan personel yang disesuaikan dengan dinamika tuntutan dan tantangan tugas. Diharapkan dengan pergantian pejabat tersebut dapat menciptakan iklim kerja yang makin kondusif sekaligus peluang bagi pengembangan kemampuan manajerial para pejabat dalam rangka mengoptimalkan tugas pokok organisasi, khususnya eksistensi Kodam III/Siliwangi sebagai Kotama Bin, Kotama Ops dan Pelaksana Tugas dan Fungsi (PTF) Dephan di daerah.
Sementara itu, Tradisi Korps Penerimaan Pejabat dan Perwira Baru menurut Pangdam, merupakan salah satu upaya penanaman nilai-nilai luhur dan nilai juang Siliwangi agar tertanam tekad dan niat untuk berbuat yang terbaik bagi satuan, masyarakat, bangsa dan negara. (Pendam 3/Dispenad)
——————
DANREM 171/PVT PIMPIN SERTIJAB DANDIM 1703/MANOKWARI
7 Mei 2009-
Danrem 171/PVT Kolonel Inf Fransen G. Siahaan memimpin Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Dandim 1703/Manokwari dari Letkol Inf Irham Waroihan kepada Letkol Inf Leo Rajendra R. B. bertempat di Lapangan Borasi, Manokwari, Kamis (7/5).
Letkol Inf Irham Waroihan menempati jabatan baru sebagai Waas Intel Kasdam XVII/Cenderawasih, sedangkan Letkol Inf Leo Rajendra selama ini bertugas sebagai Kasi Intel Korem 172/PWY. Dalam arahannya, Dandim menegaskan Sertijab tersebut bukan atas keinginan personel, tetapi kebutuhan organisasi untuk penyegaran, juga merupakan pola pembinaan terhadap personel maupun jenjang karirnya, selain selektif mekanismenya pergantian tersebut berjalan sesuai dengan aturan.Kepada Dandim 1703/Manokwari Letkol Inf Leo Rajendra, Danrem 171/PVT berharap segera beradaptasi dengan masyarakat di wilayah tugasnya dan harus mampu mengenal geografi daerah tugas, sosial dan budaya masyarakat Manokwari.
Dandim 1703/Manokwari sebagai pembina teritorial untuk membina, menganyomi serta ikut membantu menyelesaikan berbagai permasalahan yang terjadi ditengah-tengah masyarakat, sehingga aparat pemda harus ada kerja sama dengan masyarakat Manokwari. (Penrem 171/Dispenad).
——————–
PANGDAM XVI/PATTIMURA PIMPIN SERTIJAB ASINTEL, KAPALDAM, DANDENMADAM DAN PENYERAHAN JABATAN DANDENKAV-5/BLC
6 Mei 2009-
Pangdam XVI/Pattimura, Mayjen TNI M. Noer Muis selaku Irup melaksanakan upacara sertijab Asintel Kasdam XVI/Ptm dari Kolonel Inf Imam Soepriyanto kepada Letkol Inf Kurnaedi, Kapaldam dari Kolonel Cpl Suwarno, S.Ip kepada Letkol Cpl Ir. Sunarju, Dandenmadam dari Letkol Inf I Made Riawan kepada Letkol Kav Sabri, dan penyerahan jabatan Dandenkav-5/Blc kepada Mayor Kav Taswin Jamaludin dari Pangdam XVI/Ptm pada Hari Rabu tanggal 6 Mei 2009 bertempat di Baileo Slamet Riyadi. Dalam amanatnya Pangdam XVI/Ptm menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada para pejabat lama yang telah berupaya dan bekerja maksimal serta mengabdikan diri di Kodam XVI/Pattimura dengan penuh rasa tanggungjawab dan dedikasi yang tinggi. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada isteri-isteri pajabat lama yang selama ini telah mendampingi tugas suami dan atas partisipasi aktifnya dalam organisasi Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XVI/Pattimura. Pangdam XVI/Pattimura dalam amanatnya juga mengucapkan selamat kepada para pejabat baru dan mengharapkan dapat meningkatkan kinerja satuannya dalam setiap pelaksanaan tugas. Selain itu Pangdam juga menyampaikan harapannya kepada seluruh prajurit Kodam XVI/Pattimura untuk selalu mengikuti dan memonitor perkembangan situasi setiap saat, dengan tetap meningkatkan kepekaan, kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam rangka mengantisipasi berbagai kemungkinan timbulnya setiap bentuk ancaman dan gangguan yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama dalam rangka mengantisipasi pasca Pemilu Legislatif dan menjelang Pemilu Presiden dan Wakil Presiden. Upacara Sertjab ini dihadiri oleh Danrem 151/Bny, Irdam, para Asisten Kasdam XVI/Pattimura, Kabalak, para Dansat jajaran Kodam XVI/Pattimura dan Ibu-ibu Pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XVI/Pattimura serta anggota Makodam XVI/Pattimura. (Pendam 16/Dispenad)
———————
WAGUB AKADEMIL MILITER PIMPIN SERTIJAB KADEPSOSBAH
6 Mei 2009-
Jabatan Kepala Departemen Sosial dan Bahasa diserahterimakan dari pejabat lama Kolonel Arh Herman kepada Pejabat baru Letnan Kolonel Inf Mulyo Aji, M.A., bertempat di Akmil, Magelang, Rabu (6/50. Pada Kesempatan ini, Wakil Gubernur Akademi Militer, Brigjen TNI Zulkarnaen Pane bertindak sebagai penerima laporan pada Acara Korps Raport yang diselenggarakan di Gedung Leo Kailola, Akmil. Hadir dalam acara tersebut para pejabat teras Akademi Militer, para perwira dan para pengurus Persit Kartika Chandra Kirana dan Yayasan Kartika Jaya. Gubernur Akmil Mayjen TNI Sabar Yudo Suroso, dalam amanatnya yang dibacakan oleh Brigjen TNI Zulkarnaen Pane, menyampaikan tujuan serah terima jabatan adalah untuk kepentingan pembinaan satuan dan pembinaan personel itu sendiri. Diharapkan dengan adanya serah terima jabatan ini akan terjadi penyegaran, perubahan dan pembaharuan pada organisasi khususnya Departemen Sosial dan Bahasa. Pejabat Lama Kolonel Arh Herman (Akmil 1984) akan menempati jabatan barunya sebagai Kasubdit Jaklat Ditjatstra Dirjen Strahan Dephan dan pejabat baru Kadepsosbah Letnan Kolonel Inf Mulyo Aji, M.A., (Akmil 1987) sebelumnya menjabat sebagai Pabandya -2/ Kompes Spaban I/Renspers AD. (Pen Akmil/Dispenad)
——————
BRIGJEN TNI TAN ASPAN JABAT KASDAM VI/TANJUNG PURA
5 Mei 2009-
Pucuk pimpinan di Kodam VI/Tpr kembali mengalami pergantian dan kali ini orang nomor dua di kodam VI/Tpr atau lebih dikenal dengan jabatan Kepala Staf Kodam (Kasdam) VI/Tpr diserahterimakan. Jabatan yang dipegang kurang lebih 15 bulan oleh Brigjen TNI Edhy Ryanto hari ini secara resmi telah diserahkanterimakan kepada Brigjen TNI Tan Aspan dalam sebuah prosesi upacara laporan korps yang dipimpin langsung oleh Pangdam VI/Tpr Mayjen TNI Tono Suratman bertempat di Aula Makodam VI/Tpr, Balikpapan, Selasa (5/5).
Dalam amanatnya, Pangdam VI/Tpr menjelaskan, serah terima jabatan merupakan bagian sistem yang tidak terpisahkan dari pembinaan organisasi dan pembinaan personel serta pembinaan karier perwira. Prosesi serah terima jabatan menjadi momen berharga dalam pengembangan karier dengan beban tugas dan tanggungjawab yang lebih besar dan variatif bagi perwira yang bersangkutan. Hal yang sangat esensial bahwa alih tugas Kasdam ini hendaknya dimaknai sebagai suatu amanah yang harus dapat dipertanggungjawabkan, sekaligus sebagai peluang untuk menghasilkan karya pengabdian terbaiknya kepada masyarakat, bangsa dan negara. Perlu disadari bahwa semakin tinggi jabatan yang diemban, semakin besar resiko tanggungjawab yang harus dipikul, bahkan memerlukan pengorbanan waktu, pikiran dan tenaga dari pejabat tersebut.
Sejalan dengan besarnya peran Kasdam dalam mengkoordinasikan unsur-unsur di jajaran Kodam VI/Tanjungpura, maka pejabat Kasdam harus memiliki kemampuan dalam memahami dan menjabarkan esensi serta arah kebijakan pimpinan secara komprehensif dan kreatif, responsif dan proaktif sehingga mampu memberdayakan semua unsur dalam jajaran Kodam VI/Tanjungpura menjadi suatu kesatuan secara sinergis. Sebelum dilaksanakan sertijab, Brigjen TNI Tan Aspan tiba di Balikpapan, Minggu (3/5) disambut di Bandara Sepingan, Balikpapan sesaat turun dari pesawat. Beliau sebelumnya menjabat Asdep 2/IV Urusan Intelijen Pertahanan Negara Kominko Polhukam, sedangkan Brigjen TNI Edhy Ryanto akan segera menduduki jabatan baru sebagai Kapuskodal Ops Mabes TNI. Acara sertijab Kasdam tersebut dihadiri oleh Irdam, para Asisten, seluruh Danrem wilayah Kodam VI/Tpr, Danrindam, Danbrigif 19/Kh, para Perwira Staf Ahli Pangdam, Kabalak, Komandan Satuan, para Dandim se-wilayah Kalimantan, Danyon, Danden serta perwakilan anggota Pama, Bintara, Tamtama serta dari Pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Daerah VI/Tanjungpura. Sebelum dilaksanakan Serah terima jabatan Kasdam VI/Tpr tersebut terlebih dahulu dilaksanakan foto bersama dengan para unsur pimpinan se-Wilayah Kalimantan dari Danden hingga para Asisten Kodam VI/Tpr, termasuk Pangdam VI/Tpr, Kasdam lama dan Kasdam baru. (Pendam 6/Dispenad)
——————-
DANDIM 0111/BIREUEN PIMPIN SERTIJAB DANRAMIL SAMALANGA
1 Mei 2009-
Dandim 0111/Bireuen Letkol Inf R. Suharto, S.Sos., memimpin Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab), Danramil Samalanga dari Lettu Inf Rusli kepada Lettu Inf Baidar Lani di Aula Makodim 0111/Bireuen, Jumat (1/5). Lettu Inf Rusli akan menempati jabatan baru di jajaran Kodam I/Bukit Barisan. Sedangkan Lettu Inf Baidar Lani, selama ini bertugas di Korem 011/Lilawangsa Lhokseumawe. Dalam arahannya, Dandim menegaskan, sertijab tersebut bukan atas keinginan personel, tapi kebutuhan organisasi untuk penyegaran. Juga merupakan pola pembinaan terhadap personel maupun jenjang kariernya. Selain selektif, mekanismenya pergantian tersebut, berjalan sesuai dengan aturan. “Loyalitas itu ada tiga, yakni pertama loyalitas terhadap Negara, undang-undang atau hukum, serta kepada pimpinan. Loyalitas ini, bisa sampai kepada prajurit paling bawah, bagi yang belum tahu banyak tentang aturan tersebut, agar dapat belajar lagi, jangan menganggap aturan itu, sebagai penghalang pelaksanaan tugas”, tegasnya. Kepada Danramil Samalanga yang baru, Dandim berharap segera beradaptasi dengan masyarakat di wilayah tugasnya dan harus mampu mengenal biografi daerah tugas, sosial dan budaya masyarakat setempat, karena di Bireuen banyak sekali masalah yang perlu dihadapi. “Danramil sebagai ujung tombak dari territorial untuk membina, mengayomi serta ikut membantu menyelesaikan berbagai permasalahan yang terjadi ditengah masyarakat, sehingga dapat membantu Pemda Bireuen”, pesannya. (Pendam IM/Dispenad)

Iklan
%d blogger menyukai ini: